Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.
(Q.S Ar Rum : 21)
Tidak pernah kami sangka, dua orang asing yang berjalan di jalan hidup masing-masing akan dipertemukan oleh semesta. Berawal dari sapaan sederhana, tumbuh percakapan yang tak pernah terasa membosankan. Hari demi hari, tanpa disadari, nama yang dulu biasa saja perlahan menjadi doa yang selalu ingin disebutkan.
Perjalanan kami tidak selalu dihiasi tawa. Ada air mata yang jatuh diam-diam, ada ego yang harus dipatahkan, dan ada luka yang mengajarkan arti bertahan. Berkali-kali kami belajar bahwa cinta bukan tentang menemukan seseorang yang sempurna, melainkan tentang memilih untuk tetap tinggal meski telah melihat segala kekurangannya. Dalam setiap ujian, kami tidak hanya belajar mencintai, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang lebih baik untuk satu sama lain.
Di antara banyaknya kemungkinan yang ditawarkan kehidupan, hati kami tetap memilih tempat yang sama, satu sama lain. Dengan segala cerita yang telah kami lalui, kami memahami bahwa cinta sejati bukanlah tentang seberapa cepat menemukan pasangan hidup, melainkan tentang siapa yang tetap menggenggam tangan kita ketika hidup sedang tidak baik-baik saja.
Hari ini, dua doa menyatu menjadi satu tujuan. Dihadapan sang Pencipta, kami mengukir janji suci untuk memulai hidup baru. Pernikahan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang menuju petualangan abadi yang akan kami tempuh bersama.
KIRIM HADIAH
Kp. Barusari rt 01/rw 08, Desa Barusari, Kec Pasirwangi, Kab Garut